Langsung ke konten utama

Postingan

Kondisi Administasi Kepulauan Balabalakang Mamuju

  Pulau Saboyang : ·       Berada pada Titik Koordinat    -2.258530 LS,    117.326701 BT ·       Luas Wilayah 16 Hektar ·       Panjang Jaringan Listrik 892 Meter ·       Jumlah Rumah 48 RTS, Sarana Umum 4 RTS terdiri dari Pos Polisi, Mesjid, TPA dan Posyandu ·       Rumah Pembangkit berada pada Titik Koordinat -2.359355 LS, 117.328231 BT ·       Perencanaan PLTS Terpusat   Pulau Samataha : ·       Berada pada Titik Koordinat    -2.453369 LS,    117.325516 BT ·       Panjang Jaringan Listrik 950 Meter ·       Jumlah Rumah 27 RTS, Sarana Umum 3 RTS terdiri dari Mesjid, TPA dan Posyandu ·       Rumah Pembangkit berada pada Titik Koordinat -2.453862 LS, 117.325323 BT · ...

Pelimpahan Kewenangan Perizinan Minerba ke Pemerintah Daerah Meningkatkan Efisiensi dan Transparansi

  Mamuju, Sulawesi Barat - Kepala Bidang Mineral dan Batubara Provinsi Sulawesi Barat, Ilham, SE. MAP., menyampaikan bahwa setelah pelimpahan kewenangan perizinan Mineral dan Batubara ke pemerintah provinsi sesuai dengan Peraturan Presiden (Perpres) No. 55 tahun 2022 tentang Pendelegasian Pemberian Perizinan Berusaha di Bidang Pertambangan Mineral dan Batubara , proses pengajuan dan verifikasi izin pertambangan telah mengalami perubahan signifikan. Menurut data yang disampaikan oleh Kepala Bidang Mineral dan Batubara, proses pengajuan izin Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP) dilakukan melalui sistem aplikasi minerba. Para pelaku usaha pertambangan mengajukan permohonan WIUP secara online melalui sistem tersebut, dengan melampirkan dokumen yang diperlukan. Tim verifikator dari Dinas Energi Sumber Daya Mineral (ESDM) kemudian melakukan verifikasi terhadap dokumen yang diunggah melalui sistem. Jika dokumen tersebut memenuhi persyaratan yang ditetapkan, tim verifikator akan me...

Pemprov Sulbar Luncurkan Program Listrik Hemat dan Murah 2023

  Mamuju, Sulawesi Barat – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat, Amir, S.Sos meluncurkan Program Listrik Hemat dan Murah tahun 2023. Program ini bertujuan untuk memberikan bantuan akses listrik yang hemat dan terjangkau kepada rumah tangga sasaran di Provinsi Sulawesi Barat. Menurut data yang disampaikan oleh Kepala Dinas ESDM Provinsi Sulawesi Barat program ini akan memberikan bantuan kepada total 490 Rumah Tangga Sasaran (RTS) di enam kabupaten di Sulawesi Barat. Rincian bantuan tersebut adalah 129 RTS di Kabupaten Polewali Mandar (Polman), 161 RTS di Kabupaten Majene, 140 RTS di Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng), 20 RTS di Kabupaten Mamuju, 20 RTS di Kabupaten Pasangkayu, dan 20 RTS di Kabupaten Mamasa. Program ini telah memasuki tahap pelaksanaan, dengan tanggal 4 Juli 2023 sebagai awal kontrak kerja. Kontrak ini memiliki jangka waktu kerja selama 90 hari kalender, mulai dari 5 Juli 2023 hingga 2 Oktober 2023. Nilai kontrak untuk program ini me...

Kadis ESDM Sulbar memastikan pengelolaan pertambangan memperhatikan aspek lingkungan, keberlanjutan, dan kepentingan masyarakat.

  Mamuju, Sulawesi Barat – Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat Amir, S.Sos memberikan laporan terbaru mengenai jumlah rekomendasi yang diterbitkan oleh sektor pertambangan dalam periode Januari hingga Juni 2023. Data yang dirilis menunjukkan bahwa sektor pertambangan telah menerima 53 rekomendasi dengan berbagai jenis izin usaha pertambangan. Menurut rincian yang disampaikan oleh Kepala Dinas ESDM Sulbar, dari total 53 rekomendasi, 24 di antaranya merupakan Rekomendasi Persetujuan Wilayah Izin Usaha Pertambangan (WIUP). Rekomendasi ini diberikan kepada perusahaan-perusahaan yang memenuhi persyaratan dan memperoleh izin untuk melakukan kegiatan pertambangan di wilayah tertentu. Selain itu, terdapat 20 Rekomendasi Persetujuan Izin Usaha Pertambangan (IUP) Eksplorasi yang telah diterbitkan. Rekomendasi ini memberikan izin bagi perusahaan-perusahaan untuk melakukan eksplorasi sumber daya mineral di area yang ditentukan. Pemerintah Sulawesi Barat ju...

Rasio Elektrifikasi Sulawesi Barat Mencapai 98,67%

  Mamuju, Sulawesi Barat - Pj. Gubernur Sulawesi Barat, Prof. Dr. Zudan Arif Fakrulloh SH,MH. menyampaikan pencapaian yang menggembirakan dalam hal rasio elektrifikasi di provinsi tersebut. Menurut data yang dirilis, rasio elektrifikasi Sulawesi Barat per Desember 2022 telah mencapai angka 98,67%, menandakan peningkatan signifikan dalam akses listrik bagi masyarakat setempat. Dalam penjelasannya, Pj. Gubernur Sulbar menyampaikan bahwa sebanyak 330.609 rumah tangga dari total 335.061 jumlah rumah tangga keseluruhan di Sulawesi Barat telah menggunakan listrik pada tahun 2022. Hal ini berarti hanya terdapat 3.132 rumah tangga yang belum terjangkau oleh listrik, menunjukkan kemajuan yang luar biasa dalam memberikan akses energi bagi masyarakat Sulawesi Barat. Pj. Gubernur Sulbar menyampaikan apresiasi kepada Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral Provinsi Sulawesi Barat dan semua pihak yang telah berperan dalam mencapai pencapaian ini. Menurutnya, peningkatan rasio ele...

BP Incar Blok Migas di Wilayah Timur Indonesia

Saat ini tim eksplorasi dari perusahaannya sedang melakukan studi untuk mencari blok migas yang potensial untuk dikembangkan. BP Indonesia berencana menambah beberapa blok minyak dan gas bumi (migas) di Indonesia. Salah satu yang menjadi incaran dari perusahaan asal Inggris ini adalah blok migas yang berada di Indonesia bagian Tengah dan Timur. Country Head BP Indonesia Dharmawan Syamsu mengatakan saat ini tim eksplorasi dari perusahaannya sedang melakukan studi untuk mencari blok migas yang potensial untuk dikembangkan. Studi ini sudah dimulai sejak dua tahun terakhir. Dharmawan masih merahasiakan blok migas yang menjadi incaran BP. “Mungkin gambaran besarnya di Timur dan wilayah Tengah dan timur, offshore (lepas pantai),” kata dia kepada Katadata, saat ditemui di kantor SKK Migas, kemarin. Saat ini Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral juga melelang beberapa blok migas melalui penawaran langsung dan lelang reguler. Untuk penawaran langsung ada Bukit Gajah (Offshore Kepulauan Ria...

Lelang WK Migas Gunakan Cara Baru

JAKARTA  - Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menawarkan wilayah kerja (WK) minyak dan gas konvensional. Ada 14 WK yang ditawarkan kepada investor dalam penawaran tahap I 2016. Supaya WK diminati calon investor, pemerintah menerapkan skema lelang baru, yakni open bid split. Dengan model lelang tersebut, peserta menawar bagi hasil migas sesuai dengan skala perekonomian. Peserta lelang juga berhak menawar besaran bonus tanda tangan. Pemerintah nanti memilih berdasar komitmen investasi. Penawaran terbaik pun didasarkan pada owner estimate yang telah ditetapkan untuk setiap WK. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian ESDM Sujatmiko menyatakan, pemerintah ingin seluruh penawaran itu bisa diminati. Sebab, penawaran WK migas merupakan upaya mendorong eksplorasi dan eksploitasi yang bermuara di peningkatan penemuan cadangan migas dan produksi (lifting) migas. ’’Karena itulah. minat investor untuk berpartisipasi pada penawaran tersebut harus ditingkatka...

Sulbar Bangun Depo Pertamina

Jakarta, EnergiToday-- Pemerintah Provinsi Sulawesi Barat akan membangun Depo Pertamina di Tanjung Tubo, Kabupaten Majene, bekerja sama dengan PT Pertamina untuk memenuhi kebutuhan minyak dan gas masyarakat Sulbar. "Empat tahun lalu sudah ada rencana pembangunan depo Pertamina di Sulbar, namun karena ada kendala teknis kesepakatan kerjasama ini baru akan kembali dilaksanakan tahun ini," tutur Gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh di Mamuju, seperti dilaporkan Inilah.com,Senin (18/7). Menurut dia, pembangunan Depo Pertamina di Sulbar dilaksanakan dengan tujuan agar kebutuhan BBM di Provinsi Sulbar dapat terpenuhi secara lansung dan tidak lagi didistribusikan dari Depo Pertamina Pare-Pare, Provinsi Sulawesi Selatan. Ia mengatakan pembangunan Depo Pertamina itu dalam rangka memenuhi kebutuhan BBM terhadap sejumlah industri di wilayah Provinsi Sulbar dan kebutuhan sejumlah kendaraan yang menjadi sarana transportasi di Sulbar yang jumlahnya terus meningkat seiring dengan berkembangny...

14 WK Migas Konvensional Tahap I Tahun 2016 Ditawarkan dengan Skema Baru

Jakarta, Pemerintah c.q. Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) hari ini, Senin (18/7), di Jakarta mengumumkan Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas bumi (WK Migas) Konvensional Tahap I Tahun 2016. Penawaran WK Migas ini adalah upaya untuk menambah kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang bertujuan meningkatkan penemuan cadangan migas nasional. Jumlah WK Migas Konvensional yang ditawarkan adalah sebanyak 14 WK yang terdiri dari 7 WK melalui mekanisme Penawaran Langsung dan 7 WK melalui mekanisme Lelang Reguler. Untuk meningkatkan minat investor berpartisipasi pada Penawaran Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahap I Tahun 2016, Pemerintah menerapkan skema baru, yaitu model lelang “open bid split”. Investor dapat menawar bonus tanda tangan dan split bagi hasil. Pemenang lelang akan ditentukan berdasarkan penawaran terbaik berdasarkan usulan komitmen pasti eksplorasi, bonus tanda tangan dan penawaran bagi hasil sesuai dengan tingkat keekonomian (owner estimate) yang tercantum ...

Tingkatkan Cadangan Migas, Pemerintah Lelang 14 Wilayah Kerja

Liputan6.com, Jakarta -  Pemerintah kembali menawarkan  Wilayah Kerja Minyak dan Gas bumi  (WK Migas) Konvensional Tahap I Tahun 2016. Penawaran WK Migas bertujuan untuk menambah kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang akan meningkatkan penemuan cadangan migas nasional. Kepala Pusat Komunikasi Publik Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sujatmiko mengatakan, jumlah WK Migas Konvensional yang ditawarkan sebanyak 14 WK. Ini terdiri dari 7 WK melalui mekanisme Penawaran Langsung dan 7 WK melalui mekanisme Lelang Reguler. Untuk menarik minat investor, pada penawaran WK kali ini pemerintah menerapkan skema baru, yaitu model lelang  open bid split.  Dengan begitu, investor dapat menawar bonus tanda tangan dan split bagi hasil. "Skema baru penawaran  WK Migas  Konvensional ini tetap berdasarkan kontrak kerja sama atau kontrak bagi hasil. Skema ini dimaksudkan untuk menggairahkan investasi di bidang hulu migas dan mengoptimalkan manf...

14 Wilayah Kerja Migas Tahap I Ditawarkan dengan Skema Baru

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Pemerintah melalui Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) mengumumkan Penawaran Wilayah Kerja Minyak dan Gas bumi (WK Migas) Konvensional Tahap I Tahun 2016 dengan skema baru. Penawaran WK Migas ini disebut sebagai upaya untuk menambah kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang bertujuan meningkatkan penemuan cadangan migas nasional. Kementerian ESDM menyebutkan, jumlah WK Migas Konvensional yang ditawarkan sebanyak 14 WK yang terdiri dari 7 WK melalui mekanisme Penawaran Langsung dan 7 WK melalui mekanisme lelang reguler. Dikutip melalui laman resmi Kementerian ESDM, demi mendongkrak minat investor berpartisipasi pada Penawaran Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahap I Tahun 2016, Pemerintah menerapkan skema baru, yaitu model lelang  open bid split . Melalui skema ini, investor dapat menawar bonus tanda tangan dan  split  bagi hasil. Pemenang lelang akan ditentukan berdasarkan penawaran terbaik berdasarkan usulan komitmen pasti ...

Inilah Penawaran 14 WK Migas Tahap I 2016 dengan Skema Baru

JAKARTA – Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menawarkan wilayah kerja minyak dan gas (WK Migas) konvensional. Penawaran lelang WK migas ini adalah upaya pemerintah menambah kegiatan eksplorasi dan eksploitasi yang bertujuan meningkatkan penemuan cadangan migas nasional. Pengumuman penawaran WK Migas Konvensional Tahap I Tahun 2016 diumumkan pada Senin (18/7) di Jakarta. Jumlah WK Migas Konvensional yang ditawarkan adalah sebanyak 14 WK yang terdiri dari 7 WK melalui mekanisme penawaran langsung dan 7 WK melalui mekanisme Lelang Reguler. Untuk meningkatkan minat investor berpartisipasi pada Penawaran Wilayah Kerja Migas Konvensional Tahap I Tahun 2016, pemerintah menerapkan skema baru, yaitu model lelang open bid split. Investor dapat menawar bonus tanda tangan dan split bagi hasil. Pemenang lelang, sebagaimana dikutip dari laman Kementerian ESDM, Senin (18/7) akan ditentukan oleh penawaran terbaik berdasarkan usulan komitmen pasti eksplorasi, bonus tanda tanga...